Make your own free website on Tripod.com
 

Jati Diri Bangsa

Berhadapan taman madani
yang harus ada di dada bangga adalah nikmat jati diri
bukan semata-mata keharmonian yang ada
yang harus ada di mata kemerdekaan adalah cahaya kepaduan
bukan semata-mata kepuasan

Kemakmuran bermakna keceriaan pada tubuh
kemerdekaan bermakna urat saraf pada tubuh
yang dimiliki bukan saja untuk saat ini
sewaktu pemantapan minda membina sebuah bangsa
membangunkan anak-anak jati yang bernegara
melangit impian dan cita-cita
melakar kekal warna biru di angkasa
dan hijau bumi bertuah
jernih mengalir air sungai dan cantik ombak laut
menakluk gunung-ganang gemilang permai dan asyik
mengorak langkah bersantun
mempasakkan akar jati diri
mara menggerakkan gagasan murni

Tubuh tanah air ini beruratsarafkan perpaduan
bangsaku padu mentautkan akar budaya dan agama
yang menjalar di celah-celah dahan dan belukar kemakmuran
diutuh sepadu umpama aur dan tebing
dierat sejati umpama kuku dan isi
dirungkai serangkai umpama mata dan hati
ditaklid yakin umpama lidah dan kata
disimpul pengajaran umpama sejarah dan fakta

kita semai membaja akarnya
bertunjang membangunkan bangsa yang merdeka tak runtuh 
oleh peradaban baru yang sumbang datang 
yang datang memburu hingga warganya keliru
kita belai kemakmuran ini
kita belai kemurnian kepercayaan di bahu
wira bangsa yang anggun perkasa dan padu

Ini tanah air yang berdaulat
siapakah berani menyanggahnya? Kita benteng
di hadapan membara sengat belia, kita pelihara
menyongsong ketuanan,
manakah di dunia yang mampu mentautkan
warna aneka di bawah bumbung makmur?
Semua kaum akur
mengeja bangsanya fasih tanpa sengketa
memacu peradaban mengejar masa depan bersama

Lakaran lanskap ini kita lukis setiap tibanya waktu ini
detik malam akhir ogos yang menggemakan janji 
menterjemah usia bangsa
kemurnian bangsa
kemerdekaan negara
kemajuan bangsa dan negara
wawasan agama, bangsa dan negara
teradun satu dalam acuan jati diri keutuhan
melangkah segak mengarak bendera kemakmuran
tabah ke mercu impian.

HASYUDA ABADI
1996